Jatuh cinta itu ibarat terjun ke dalam jurang tanpa pengaman. Jika aku salah mengambil keputusan, aku takut hancur bila aku salah memahaminya. Aku ibarat gadis kecil yang setiap malam menatap bintang di langit, rasanya ingin kugapai dan kumiliki dalam hidupku. Namun sayang, aku tak bisa, bintang itu hanya dapat aku lihat setiap malam, dan setiap bintang itu jatuh aku selalu berharap agar bintang itu jatuh di hadapanku. Sama seperti diriku yang hanya bisa melihatmu, mencintaimu, dan menyayangimu, Tapii tak dapat memiliki dan merasakan indahnya Cintamu. Entah sampai kapan, aku akan terus seperti ini? Sampai bintang itu jatuh? Atau sampai akhirnya aku harus mengambil bintang itu sendiri? Orang menilaiku, "Kamu terlalu memikirkannya", Hemm,, Mereka tak mengerti, bagaimana rasanya jadii diriku -_____-. Tak ada yang bisa mengerti aku. Setiap malam Bintang, Bulan, dan Indahnya malam menjadi saksi isi hatiku yang selalu bertanya-tanya. Apakah aku akan terus begini? Menjadii gadis kecil yang mengharapkan bintang itu dapat dimiliki atau menjadi nantinya gadis itu sendiri akan menjadii bintang di langit bersama bintang yang lainnya, bahkan menjadii bintang paling terang di setiap malam. *Hatii ini terus bertanya-tanya, tanpa ada yang tau apa jawaban dari semua ini*
#Curahanku (To Be Continued)
Followers
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


lanjutkan bakat menulismu dari dini,, siiip
BalasHapuskereen lho vitt ... :)
BalasHapus